Panduan Miqat dalam Ibadah Haji: Dalil dan Lokasi Miqat untuk Jamaah Haji Indonesia

Miqat menjadi awalan dari rangkaian ibadah haji dan umrah seseorang. serta menjadi syarat sah-nya ibadah. Miqat dapat berbeda-beda tergantung dari mana akan memulai ibadah hajinya. Dimana saja miqat bagi jamaah indonesia? Yu kita bahas pada artikel ini.

Tabel Daftar Isi

  • Pengertian Miqat dalam Ibadah Haji
  • Jenis-Jenis Miqat
  • Lokasi Miqat untuk Jamaah Haji Indonesia

Pengertian Miqat dalam Ibadah Haji

Miqat adalah batas waktu dan tempat yang telah ditetapkan bagi jamaah haji dan umrah yang telah ditetapkan oleh Allah Subhannahu wa Ta’ala dan Rasul-Nya Shallallahu alaihi Wassalam. Miqat merupakan salah satu syarat sah ibadah haji dan umrah. Setiap jamaah haji harus memulai ihram dari miqat yang telah ditentukan berdasarkan rute dan asal negara mereka. Miqat berfungsi sebagai pengingat bahwa sejak saat jamaah melewati miqat, mereka telah memulai perjalanan suci dan harus mematuhi aturan ihram yang ditetapkan dalam syariat Islam.

Jenis-Jenis Miqat

Dalam syariat Islam, miqat dibagi menjadi dua jenis utama, yaitu miqat zamani (batas waktu) dan miqat makani (batas tempat).

1. Miqat Zamani (Batas Waktu)

Miqat zamani adalah waktu yang ditetapkan untuk melaksanakan ibadah haji. Miqat zamani dimulai pada bulan Syawal hingga tanggal 10 Dzulhijjah, selama musim haji berlangsung. Selama periode ini, jamaah dapat melakukan ihram dan memulai rangkaian ibadah haji. Sedangkan untuk umrah tidak ada ketentuan waktu pelaksanaannya.

2. Miqat Makani (Batas Tempat)

Miqat makani adalah lokasi-lokasi yang ditentukan sebagai batas bagi jamaah untuk memulai ihram. Ada beberapa miqat makani yang telah ditetapkan bagi jamaah dari berbagai penjuru dunia, termasuk jamaah haji Indonesia.

Lokasi Miqat untuk Jamaah Haji Indonesia

Jamaah haji Indonesia biasanya melakukan perjalanan udara menuju Arab Saudi dan umumnya tiba di Jeddah atau Madinah. Lokasi miqat yang harus diperhatikan oleh jamaah Indonesia tergantung dari rute perjalanan mereka:

1. Dzul Hulaifah (Bir Ali)

Miqat ini terletak sekitar 450 km dari Mekkah dan menjadi miqat bagi jamaah yang memulai perjalanan haji dari Madinah. Bagi jamaah Indonesia yang melakukan perjalanan dari Madinah, mereka harus memulai ihram di Bir Ali atau Dzul Hulaifah. Miqat ini adalah yang terjauh dari Mekkah, namun mudah diakses karena berada di jalur utama menuju Mekkah.

2. Yalamlam

Bagi jamaah yang tiba di Jeddah melalui penerbangan langsung, miqat mereka adalah Yalamlam. Saat ini, jamaah biasanya memulai ihram saat masih di dalam pesawat sebelum melintasi garis miqat Yalamlam. Ini memudahkan jamaah untuk tidak melewati batas miqat tanpa mengenakan ihram.



Memahami lokasi miqat ini sangat penting bagi jamaah Indonesia agar mereka dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan sah.

Bisa dilhat lebih lengkap di referensi pada:

1. Panduan Manasik Haji & Umrah, Ust. Yazid bin Abdul Qadir Jawas, Cetakan ke-enambelas / maret 2024.

2. Mengenal Miqat Zamani dan Makani dalam Ibadah Haji dan Umrah, Hikmah, dan Dalil Lengkapnya, Muhammad Abduh Tuasikal


Ibrahim T.
Ibrahim T.

I write with passion for creating compelling content and a commitment to delivering exceptional value brand

Articles: 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *